Jumat, 15 Oktober 2010

manajemen dan organisasi

Pengertian Manajemen dan Organisasi
July 1, 2010
By samsul

BAB I
PENDAHULUAN

Pemerintahan sebagai sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan-kewenangan, melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dari lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan.
Pemerintahan merupakan organisasi atau wadah orang yang mempunyai kekuasaaan dan lembaga yang mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan rakyat dan negara.
Government dari bahasa Inggris dan Gouvernment dari bahasa Perancis yang keduanya berasal dari bahasa Latin, yaitu Gubernaculum, yang berarti kemudi, tetapi diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi Pemerintah atau Pemerintahan dan terkadang juga menjadi Penguasa.

Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan badan-badan publik yang meliputi kegiatan legislatif, eksekutif dan yudikatif dalam usaha mencapai tujuan negara. Pemerintahan dalam ari sempit adalah segala kegiatan badan-badan publik yang hanya meliputi kekuasaan eksekutif. (C.F. Strong)
Pemerintahan dalam arti luas adalah segala urusan yang dilakukan oleh Negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyatnya dan kepentingan Negara sendiri; jadi tidak diartikan sebagai Pemerintah yang hanya menjalankan tugas eksekutif saja, melainkan juga meliputi tugas-tugas lainnya temasuk legislatif dan yudikatif.
Pemerintahan adalah lembaga atau badan public yang mempunyai fungsi dan tujuan Negara, sedangkan pemerintahan adalah lembaga atau badan-badan publik dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan Negara (Ermaya Suradinata)
Pemerintah adalah organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang di wilayah tertentu. Ada beberapa definisi mengenai sistem pemerintahan. Sama halnya, terdapat bermacam-macam jenis pemerintahan di dunia. Sebagai contoh: Republik, Monarki / Kerajaan, Persemakmuran (Commonwealth). Dari bentuk-bentuk utama tersebut, terdapat beragam cabang, seperti: Monarki Konstitusional, Demokrasi, dan Monarki Absolut / Mutlak.
Kalau kita membicarakan suatu manajemen pemerintahan maka kita akan membicarakan sebuah Negara, negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Dalam suatu Negara harus ada yang namanya suatu organisasi, karena organisasi organisasi adalah berkumpulnya sekelompok orang yang mempunyai kegiatan dan arah tujuan sama demi tercapainya tujuan organisasi tersebut. Jadi dalam hal ini baik organisasi formal maupun informal pengertiannya sama saja, cuma ada perbedaan dari segi hukumnya saja.
Pada saat kegiatan administrasi telah maju, maka pelaksanaan administrasi dilaksanakan oleh orang-orang yang bekerjasama dalam melaskanakan tugas untuk mencapai tujuan bersama, dan untuk itulah diperlukan organisasi dan manajemen.
Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:
1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan;
Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.

Organisasi
a) Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada.

b) Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

c) Ciri-ciri organisasi ialah: 1) terdiri daripada dua orang atau lebih, 2) ada kerjasama, 3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain, 4) ada tujuan yang ingin dicapai.

d) James D. Mooney
Organisasi adalah sebagai bentuk setiap perserikatan orang-orang untuk mencapai suatu tujuan bersama (Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose).

e) John D. Millet
Organisasi adalah sebagai kerangka struktur dimana pekerjaan dari beberapa orang diselenggarakan untuk mewujudkan suatu tujuan bersama (Organization is the structural framework within which the work of many individuals is carried on for the realization of common purpose).

f) Herbert. A. Simon
Organisasi adalah sebagai pola komunikasi yang lengkap dan hubungan-hubungan lain di dalam suatu kelompok orang-orang (Organization is the complex pattern of communication and other relations in a group of human being).

g) Chester L. Barnard
Organisasi adalah sebagai sebuah sistem tentang aktivitas kerjasama dua orang atau lebih dari sesuatu yang tidak berwujud dan tidak pandang bulu, yang sebagian besar tentang persoalan silaturahmi (Organization is a system of cooperative activities of two or more person something intangible and impersonal. Largely a matter of relationship).

h) Dwight Waldo
Organisasi adalah sebagai suatu struktur dari kewenangan-kewenangan dan kebiasaan-kebiasaan dalam hubungan antara orang-orang pada suatu sistem administrasi (Organization is the structure of authoritative and habitual personal interrelations in an administrative system).

i) Luther Gulick
Organisasi adalah sebagai suatu alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur kewenangan; dus dengan demikian pekerjaan dapat dikoordinasikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan yang menjangkau dari puncak sampai ke dasar dari seluruh badan usaha ( Organization is the means of interrelating the subdivisions of work by allotting them to men who are placed in a structure of authority, so that the work may be coordinated by orders of superiors to sub ordinates, reaching from the top to the bottom of the entire enterprise).

Organisasi sebagai suatu kelompok orang yang bersatu dalam tugas-tugas, terikat pada lingkungan tertentu, menggunakan alat teknologi dan patuh pada peraturan (Malinowski).

Organisasi timbul bilamana orang-orang yang bergabung di dalam suatu usaha mencapai tujuan bersama (James D. Mooney).

Organisasi ada bila orang-orang berhubungan satu dengan yang lain, mau bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama (Chester I. Barnard).

Organisasi sebaai suatu kesatuan, yaitu sekelompok orang yang terlibat bersama-sama di dalam hubungan yang resmi untuk mencapai tujuan-tujuan (Henry L. Sisk).

Organisasi merupakan suatu sistem terbuka, yang memiliki interaksi konstan dengan lingkungannya, serta terdiri dari banyak sub-grup, unit-unit jabatan, susunan hierarki serta segmen yang tersebar secara geografis (Schein).

Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, iaitu: 1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali, dan 2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).
Dengan adanya organisasi maka roda pemerintahan akan berjalan dengan lancar dengan di kelola oleh suatu manajemen yang handal. Jadi apa itu manajemen?

Pendekatan organisasi pemerintahan
 Pendekatan klasik yaitu setiap pekerjaan dalam organisasi pemerintahan selalu dianalisis secara ilmiah. Agar tujuan dan sasaran mudah dicapai.
 Pendekatan Neo Klasik

• Organisasi pemerintahan adalah suatu system sosial

• Interaksi menyebarkan munculnya kelompok

1) Pendekatan Moderen

a. Memandang suatu organisasi sebagai suatu system terbuka

b. Demikian pula sitem tersebut terbuka untuk lingkunganya dan merupakan bagian dari lingkunganya.
c. Ketergantungan dan keterbukaan organisasi pemerintah dengan lingkungannya.

Manajemen sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi untuk :
• Untuk mencapai tujuan sasaran organisasi
• Untuk mecapai titik keseimbangan dengan tujuan dan sasaran serta kepentingan organisasi
• Terciptanya efesiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Tujuan Organisasi Pemerintahan

Adapun tujuan organisasi pemerintahan adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memuaskan masyarakata, dan terjadi secara eksternala. Sehingga member legitimasi terhadap organisasi pemerintahan ( Baik Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif )

Jika masyarakat tidak puas kepada pemerintah ( Organisasi ) dalam artian masyarakat tidak member legitimasi , maka muncul etidak percayaan akhirnya munculketerancaman organisasi.
Fungsi Dan Tujuan Organisasi Pemerintahan

Tujuan organisasi pemerintahan mempunyai beberapa fungsi yang menurut waktu dan keadaan :

1. Pedoman bagi kegiatan ; Melalui pengamatan hasil – hasil waktu yang akandatang . Tujuan dan fungsi sebagai pedoman bagi kegiatan pengarahan dan penyaluran usaha dari para anggota-anggota organisasi

2. Sumber Legitimasi ; Tujuan organisasi merupakan sumber legitimasi bagi suatuorganisasi pemerintahan dalam melakukan pembenaran kegiatan pengakuan atas kegiatan ini dapat meningkatkan organisasi pemerintahan untuk mendapatkan berbagai sumberdaya dan dukungan disekitatnya.
3. Standar pelaksanaan ; Bila tujuan dinyatakan secara jelas dan difahami hal ini akan memberikan standar langsung bagi penilaiaan standar pelaksanaan organisasi pemerintahan.
4. Sumber Motifasi ; Tujuan organisasi dapat berfungsi sebagai sumber motifasi dan indentifikasi bagi para anggotanya untukmeningkatkan dorongan kerja dan prestasi kerja bagi anggota organisasi.
5. Dasar nasional pengorganisasian ; Dinyatakan secara sederhana tujuan organisasi pemerintahan sebagai dasar perancangan pemerintahan itu sendiri berinteraksi dengan struktur organisasi dalam kegiatan – kegiatan ang dilakuakan.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Ilmu pengetahuan terdiri atas seperangkat teori dalam bidang tertentu. Teori berfungsi untuk membaca kenyataan empiris. Fakta empiris yang sama dapat diceritakan oleh beberapa orang dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kacamata teori yang digunakan. Tanpa teori, buta tentang peristiwa empiris, sebaliknya tanpa berhadapan dengan peristiwa-peristiwa empiris, suatu teori lumpuh.
Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka.
Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan. Dus masalah organisasi adalah memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan.
Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi.
Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat.

Pada dasarnya Teori Organisasi terdiri atas:
A. Teori Klasik
1) Teori tipe organisasi (Birokrasi) oleh Max Weber (Sosiolog Jerman);
2) Teori manajemen Ilmiah oleh Fredrick Winslow Taylor (Amerika);
3) Teori administrative (prinsif-prinsif organisasi) oleh Henry Fayol (Prancis).

B. Teori Organisasi dan Manajemen Neo Klasik;
C. Teori modern;
D. Teori organisasi dan manajemen Jepang dan teori Z;

4 Macam Teori Organisasi
1. Teori klasik (Scientific management)
2. Aliran hubungan manusia (human relations)
3. Sistem pendekatan struktural
4. Teori pembuatan keputusan
9 Macam Teori Organisasi
1. Teori organisasi klasik
2. Teori organisasi birokrasi
3. Teori organisasi human relations
4. Teori organisasi perilaku
5. Teori organisasi proses
6. Teori organisasi kepemimpinan
7. Teori organisasi fungsi
8. Teori organisasi pembuatan keputusan
9. Teori organisasi kontingensi
8 Pendekatan Teori Organisasi
1. Pendekatan pengalaman atau kasus (the empirical, or case approach)
2. Pendekatan prilaku antar pribadi (the interpersonal behavior approach)
3. Pendekatan perilaku kelompok (the group behavior approach)
4. Pendekatan kerjasama sistem social (the cooperative social system approach)
5. Pendekatan sistem teknik sosial (the sociotechnical system approach)
6. Pendekatan teori keputusan (the decision theory-center approach)
7. Pendekatan pusat komunikasi (the communication-center approach)
8. Pendekatan operasi (the operational approach).

Beberapa Fungsi dalam Organisasi Pemerintahan

1. Fungsi Perencanaan

2. Fungsi Pengorganisasian

3. Fungsi Personalia

4. Fungsi Pengarahan

5. Fungsi Pengawasan

Adapun Tiga ( 3 ) tugas dasar pemerintah :
1. Pelayanan
Organisasi dalam hal ini pemerintah yang bertindak sebagai mana seorang pelayan yang melayani konsumenya dala hal ini masyarakatnya haruslah dengan tulus dan ikhlas.

2. Pemberdayaan
Pemerintah dalam otonomi daerah sekarang ini memiliki interaksi dengan masyarakat sudah lebih dekat, dimana pemerintah sekarang haruslah lebih aktif dalam melibatkan masyarakat dalam sebuah manajemen, bak dalam manajemen yang melakukan pemberdayaan kepada masyarakat.

3. Pembangunan
Dalam melakukan sebuah pembangunan, pemerintah haruslah mempertimbangkan beberapa hal yang paling siknifikan guna pembangunan tersebut benar – benar bermanfaat dan untuk kepentingan orang banyak. Pembanguan sangatlah perlu dalam sebuah pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga pada intinya tugas pemerintah tersebut diatas saling mempengaruhi satu samalain.
Untuk mencapai pembangunan itu harus ada administrasi yang mengaturnya karena administrasi ialah proses kegiatan penyelenggaraan yang dilakukan oleh seorang administrator secara teratur dan diatur menerusi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai hala tuju yang telah ditatapkan.
Administrasi ialah proses kerja sama secara rasional untuk mencapai tujuan secara efisien dan efektif. Administrasi adalah pengkoordinasian dan pengarahan sumber-sumber tenaga manusia dan material untuk mencapai tujuan yang diinginkan (John M. Phiffner dan RV Presthus dalam buku Public Administration).

Administrasi menekankan kepada kegiatan pengkoordinasian orang-orang yang berkerjasama, alat-alat dan dana yang digunakan untuk mencapai tujuan yang inginkan.
Administrasi adalah pengarahan, kepemimpinan, dan pengendalian dari usaha-usaha kelompok orang dalam rangka pencapaian tujuan yang umum atau pokok (William H. Newman dalam buku Administration Action).
Pelaksana administrasi adalah seorang yang disebut administrator. Ketika organisasi belum maju dan belum terlalu kompleks, seorang administrator melaksanakan fungsi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Tetapi ketika kegiatannya telah maju dan bersifat kompleks, maka tugas administrator lebih ditumpukan kepada pengawasan dan koordinasi.

Tugas seorang administrator dalam melakukan administrasi mencakup koordinasi dan pengawasan/pengendalian.

Organisasi Publik
Organisasi publik adalah 1) organisasi yang terbesar; 2) yang mewadahi seluruh lapisan masyarakat dengan ruang lingkup negara; 3) mempunyai kewenangan yang absah (terlegitimasi) di bidang politik, administrasi pemerintahan, dan hukum secara terlembaga 4) sehingga mempunyai kewajiban melindungi warga negaranya, dan 5) melayani keperluannya, 6) sebaliknya berhak pula memungut pajak untuk pendanaan, 7) serta menjatuhkan hukuman sebagai sanksi penegakan peraturan. Organisasi publik sering dilihat pada bentuk organisasi pemerintah yang dikenal sebagai birokrasi pemerintah (organisasi pemerintahan). Atau satu-satunya organisasi didunia yang mempunyai wewenang merampok harta rakyat (pajak), membunuh rakyat (hukuman mati), dan memenjarakan rakyat.

Faedah organisasi informal terhadap organisasi informal
1) boleh dijadikan sarana komunikasi,
2) boleh dijadikan alat pemersatu dan menghilangkan frustasi,
3) boleh dijadikan pendorong agar rajin bekerja.

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

Ada 10 Prinsif organisasi

1. Penetapan tujuan yang jelas
2. Kesatuan perintah (the principle of unity of command)
3. Keseimbangan
4. Pendistribusian pekerjaan (the principle of distribution of work)
5. Rentang pengawasan (the principle of span of control)
6. Prinsip pelimpahan wewenang (the principle of delegation of authority)
7. Prinsip departementasi (the principle of departementation)
8. Prinsip penempatan pegawai yang tepat (the principle of the right man in the right place)
9. Prinsip koordinasi (the principle of coordination)
10. Prinsip pemberian balas jasa yang memuaskan

Prinsif-prinsif Organisasi dan Manajemen:
1. Pembagian tugas/pekerjaan (spesialisasi)
2. Kewenangan dan tanggung jawab
3. Disiplin
4. Kesatuan komando
5. Kesatuan arah
6. Kepentingan pribadi tunduk kepada kepentingan umum organisasi
7. Imbalan jasa
8. Sentralisasi
9. Rantai skala
10. Ketertiban (the right man in the right place on the right time)
11. Kewajaran
12. Kestabilan organisasi
13. Inisiatif
14. Kebanggaan kesatuan (I’espirit de corps)

Kendala Birokrasi di Indonesia:

1. Struktur organisasi
a. Dalam struktur
Mengarah pada pola mekanik, prinsip pembagian habis tugas akibatnya terjadi pengkotakan, tanggung jawab satu bidang tugas, memandang tugasnya lebih penting.
b. Koordinasi horizontal (kelemahan komunikasi dan unsur psikologis)
2. Kelemahan komunikasi
d. Kendali psikologis
e. Kendala dalam pendelegasian wewenang
f. Kendala komunikasi ke atas
3. Aparatus birokrasi
b. Hubungan antara atasan dan bawahan
c. Kapasitas kerja yang belum maksimal
d. Mental aparat birokrasi yang rapuh

Patologi (Penyakit) Birokrasi Pemerintahan

1. Budaya feodalistik
2. Menunggu petunjuk/arahan
3. Loyalitas pada atasan, bukan organisasi
4. Belum berorientasi prestasi
5. Budaya melayani rendah
6. Belum didukung teknologi menyeluruh
7. Ekonomi biaya tinggi
8. Jumlah pegawai relatif banyak, kurang bermutu/asal jadi

Penyakit Organisasi

1. Tujuan telah ditetapkan, tetapi tidak dirumuskan secara rinci dan jelas (tidak membumi);
2. Pembagian tugas tidak adil, tidak merata, tidak tuntas dan tidak jelas batas-batas (tidak adil)
3. Anggota hanya mau bekerja sesuai dengan tugasnya, terjadi pengkotak-kotakan (kaku)
4. Merasa dirinya/unitnya yang paling penting, yang lain tidak/kurang penting (sok penting)
5. Pemberian tanggung jawab yang tidak seimbang dengan wewenang (zalim)
6. Terlalu banyak bawahan yang harus diawasi – kewalahan (rakus)
7. Seseorang bawahan mendapat perintah dari satu atasan mengenai hal yang sama, tetapi perintahnya saling bertentangan (plin plan)
8. Sanksi terhadap pelanggaran tidak tegas (banyak pertimbangan)

Strategi Memperbaharui Organisasi Pemerintah (Birokrasi):
1. Memperjelas tujuan/maksud organisasi (strategi inti)
2. Konsekuensi terhadap kinerja organisasi (strategi konsekuensi)
3. Pertanggung jawaban terhadap publik (strategi pelanggan/masyarakat)
4. Organisasi dan pegawai berinovasi (strategi kontrol)
5. Mengubah perilaku, perasaan, dan berfikir pegawai (strategi budaya).

Prinsif Organisasi Pemerintahan Yang baik (Good Governance)

1) Partisipasi
2) Penegakan hukum
3) Transparansi
4) Kesetaraan
5) Daya Tanggap
6) Wawasan Ke depan
7) Akuntabilitas
8)) Pengawasan
9) Efisiensi dan efektivitas
10) Profesionalisme

Tujuan Organisasi

Tujuan adalah keadaan yang dikehendaki pada masa yang akan datang yang senantiasa dikejar oleh organisasi agar dapat direalisasikan (Amitai Etzooni). Dus tujuan adalah suatu akhir terhadap mana seluruh kegiatan organisasi diarahkan.

Manajemen adalah seni melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang-orang (Mary Parker Follet). Atau sebagai pengaturan atau pengelolaan sumberdaya yang ada sehingga hasilnya maksimal.
Manajemen adalah tindakan atau kemampuan untuk memperoleh hasil yang diinginkan dengan menggunakan orang-orang yang mempunyai keahlian khusus.
Manajemen selalu digunakan dalam hubungannya dengan orang-orang yang menjalankan kepemimpinan di dalam suatu organisasi. Dus manajemen didefenisikan sebagai suatu proses kegiatan manajer dalam mengambil keputusan, mengkoordinasikan usaha-usaha kelompok, dan kepemimpinan (J. G. Longenecker).

Manajemen meliputi koordinasi orang-orang dan koordinasi sumber-sumber material untuk mencapai tujuan organisasi (Kast & Rosenzweig). Sedangkan Henry L. Sisk mendefenisikan manajemen sebagai koordinasi dari semua sumber (tenaga manusia, dana, material, waktu, metode kerja dan tempat) melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian supaya dapat mencapai sasaran yang diinginkan.
Dalam melaksanakan administrasi, seorang administratur dibantu oleh orang-orang yang bekerjasama dalam menjalankan tugas-tugas dan tugas-tugas tersebut harus diselaraskan dan dipadukan agar mengarah pada tujuan yang ingin dicapai.

Kerjasama orang-orang dalam mencapai tujuan, perlu disusun dan diatur, dan untuk itu administrasi memerlukan organisasi.
Karena dalam admnistrasi yang dihadapi adalah orang-orang yang berkerjasama dengan akal dan perasaannya dengan menggunakan alat-alat dan materi lainnya, maka orang-orang perlu digerakkan menuju sasaran yang akan dicapai, untuk itu diperlukan manajemen.

Dari uraian di atas, maka administrasi modern dapat diartikan secara luas yaitu meliputi organisasi dan manajemen.

1.2. Terbentuknya Organisasi

Manusia makhluk sosial, makhluk bermasyarkat (homo socius, social animal, zoon politicon), tidak mungkin dapat hidup sendiri, cenderung bermasyarakat atau berkelompok (gregariousness).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar