Selasa, 11 Oktober 2011

Perseteruan Antara DPR dan KPK

Perseteruan antara Komisi III DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki babak baru. Tak hanya di Komisi III, kini konflik dengan KPK meluas ke Timwas skandal Bank Century.
Wakil Ketua Komisi III Tjatur Sapto Edi berharap pihak-pihak yang berseteru lebih mengedepankan kepentingan yang jauh lebih besar. “Harus ada salah satu yang mengalah,” ujarnya.

semestinya DPR mendukung kerja KPK dalam membersihkan pejabat lembaga negara dari prilaku korupsi. Dia menilai hal wajar kalaupun KPK bersikeras untuk tetap menunjukan soliditasnya dengan menolak sikap Komisi III DPR

jadi seharusnya antara DPR dan KPK engga ada perseteruan yang merugikan banyak untuk negeri ini,perseteruan ini kedepannya tidak terulang lagi,baik di DPR maunpun di KPK .dua petinggi ini seharusnya sama-sama mendukung untuk kemajuan bangsa ini.

Selasa, 04 Oktober 2011

Aku dan Masa Depanku.

aku dan masa depanku,ini judul sudah membuat saya nulis menjadi semangat karena membicarakan masa depan.ada pepatah bilang masa depan tergantung oleh mimpimu,maka dari itu kejarlah mimpi itu selagi kita mampu dan bisa.
saya adalah ahmad faizul yang biasa dipanggil izul ,saya lahir dikota yang sangat-sangat tentram dan damai yaitu tanjung pinang.saya berasal dari keluarga yang sederhana.dikeluarga saya anak paling bungsu,yah yang biasa orang bilang anak paling di manja,tapi saya tidak begitu dimanja karena kesini nya saya akan dan mau berusaha menjadi lebih mandiri.ga terlalu banyak tentang saya,tapi saya akan menceritakan tentang masa depan saya.
setiap orang pasti mempunyai masa depan,apalagi masa depan yang sangat cerah.kalau untu sekarang saya masi bergelut dengan pelajaran dan kini saya telah menjadi mahasiswa.bagi tiap mahsiswa menjadi sarjana itu sangat menyenangkan apa lagi setelah itu mendapat kan pekerjaan yang kita inginkan.
disini saya tidak hanya kuliah saja.tapi saya juga berusaha untuk sambil berdagang dalam bidang fashion,awal nya saya hanya iseng-iseng ,tapi lama kelamaan alhamdulillah dagangan semakin lancar dan dapat membeli keperluan sendiri.tidak samapi disni saja kedepan nya saya akan mengembangkan usaha saya ,mungkin tidak di bidang fashion saja mungkin juga d bidang lain.maka dari itu selagi distu ada kesempatan maka ambilah kesempatan itu.tapi dagang dengan kuliah harus balance karena pendidikan no.1.dan cita-cita kedepan nya dapat pekerjaan yang saya inginkan dan membuka usaha yang saya rencanakan.mudah-mudahan semua ini terwujud.amin

sambil dilihat juga barang dagangan saya,ehehhehe


Peran Sistem Informasi dalam Perekonomian Indonesia.

pada zaman yang serba modern ini sis informasi sangat dibutuhkan bukan untuk perekonomian negara tapi juga dalam aspek bidang2 yang lain.karena adanya sistem informasi memudahkan kita untuk mencari informasi secara cepat dan tepat.
perekonomian di indonesia sangat perlu adanya sistem informasi,karena perekonomian di indonesia sangat banyak dan rumit,jadi pentingnya sistem informasi adalah untuk memudahkan atau melancarkan tata perekonomian di indonesia semakin bagus,dan juga perokonomian akan menjadi efektif.
walaupun kini kita dengar kabar ,perekonomian indonesia di tahun 2011 ini meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Senin, 03 Oktober 2011

Kekerasan Dikalangan Pelajar dan Mahasiswa.

Belakangan ini marak diberitakan kekerasan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Mulai dari demo rusuh menentang kenaikan harga BBM, kekerasan antara pelajar putri Gank Nero,demo keropsi sampi yang pelajar sma ikut bedemo juga.
dikalangan mahasiswa kekerasan di awali dari mahasiswa di satu fakultas itu sendiri,dari senioritas sampai yang nama nya ospek.jadi yang senior selalu melakukan tindakan yang tidak wajar terhadap junior nya.dari situ lah kedepan nya yang junior akan membalas dendam atau mengikuti peraturan senior.ketika berdemo mau ngak mau yang junior harus ikut,dengan ultimatum yang dberikan.jadi mereka mau ga mau harus ikut berdemo.















kalau dari pelajar,mereka juga terbawa dari senioritas.contohnya senior ada masalah dengan sma lain mau ngak mau yang bawahan nya harus ikut tawuran.kini tawuran sering kali terjadi di sma-sma seluruh indonesia.padahal yang mereka lakukan itu masalah yang tidak seharusnya mereka perbuat.tawuran banyak merugikan murid itu sendiri,jadi orang tua dan guru harus bertindak dalam masalah ini.













Terbawa Sampai Dewasa

Jika tidak segera dicarikan solusinya, maka kebiasaan melakukan tindak kekerasan itu bisa terbawa hingga dewasa. Bukan tidak mungkin kelak mereka yang terbiasa dengan tindakan kekerasan sejak kecil dan remaja ini akan terus melakukan kekerasan sampai mereka menjadi orang tua dan menurunkan kepada anak-anaknya. Bisa dibayangkan generasi macam apa yang akan terbentuk di masa mendatang.

Berikut solusi untuk menekan tindak kekerasan pada anak-anak dan remaja:

* Mengubah paradigma dalam keluarga, bahwa kekerasan adalah salah satu bentuk pendidikan disiplin pada anak.

* Pemerintah harus tegas pada media, sensor pada adegan kekerasan di TV dan media lain. Komite Penyiaran Indonesia (KPI) harus lebih tajam.

* Langkah kongkret mencegah kekerasan dengan sosialisasi berupa kampanye, pidato dan talkshow bahwa tindakan kekerasan pada anak-anak harus dihentikan.

Kak Seto menyayangkan sekali pepatah yang berbunyi "di ujung rotan ada emas" yang membenarkan tindakan keras secara fisik pada anak-anak oleh orang tua dan guru.

"Jadi sebaiknya semua dimulai dari keluarga. Besarkan dan didiklah anak dengan kasih sayang, bukan kekerasan," pesannya.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Kebijakan Pemerintah dalam Mengatasi Lumpur Lapindo.

Tragedi ‘Lumpur Lapindo’ dimulai pada tanggal 27 Mei 2006. Peristiwa ini menjadi suatu tragedi ketika banjir lumpur panas mulai menggenangi areal persawahan, pemukiman penduduk dan kawasan industri. Hal ini wajar mengingat volume lumpur diperkirakan sekitar 5.000 hingga 50 ribu meter kubik perhari (setara dengan muatan penuh 690 truk peti kemas berukuran besar). Akibatnya, semburan lumpur ini membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat sekitar maupun bagi aktivitas perekonomian di Jawa Timur: genangan hingga setinggi 6 meter pada pemukiman; total warga yang dievakuasi lebih dari 8.200 jiwa; rumah/tempat tinggal yang rusak sebanyak 1.683 unit; areal pertanian dan perkebunan rusak hingga lebih dari 200 ha; lebih dari 15 pabrik yang tergenang menghentikan aktivitas produksi dan merumahkan lebih dari 1.873 orang; tidak berfungsinya sarana pendidikan; kerusakan lingkungan wilayah yang tergenangi; rusaknya sarana dan prasarana infrastruktur (jaringan listrik dan telepon); terhambatnya ruas jalan tol Malang-Surabaya yang berakibat pula terhadap aktivitas produksi di kawasan Ngoro (Mojokerto) dan Pasuruan yang selama ini merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur.
Ada 3 aspek yang menyebabkan terjadinya semburan lumpur panas tersebut.Pertama, adalah aspek teknis. Pada awal tragedi, Lapindo bersembunyi di balik gempa tektonik Yogyakarta yang terjadi pada hari yang sama. Hal ini didukung pendapat yang menyatakan bahwa pemicu semburan lumpur (liquefaction) adalah gempa (sudden cyclic shock) Yogya yang mengakibatkan kerusakan sedimen.
jadi menurut saya pemerintah cukup lamban dalam penanganan lupur lapindo.padahal lumpur lapindo ini udah sekitar 6 tahun lalu,tapi sampai sekarang penanganan nya sama sekali tidak jalan begitu lancar.lumpur terus berhamburan keluar.padahal warga samapai sekerang terus menerus minta ganti rugi akibat lumpur ini.walaupun ada ganti ruginya itu pun cuma rumah yang diberikan kepada penduduk,tapi menurut saya itu tidak kolektif,karena warga tidak mendapatkan seluruh haknya.
padahal presiden telah mengeluarkan pengataruan tetapi tetap aja lamban menghadapi masalah ini,dalam menciptakan kesiapan menghadapi bencana maupun pasca bencana, pemerintah sebenarnya dapat dan harus melakukan pendekatan yang melibatkan masyarakat/komunitas (community based disaster risk management). Pemerintah dapat memanfaatkan modal sosial yang selama ini sudah mengakar di budaya masyarakat, yakni sikap gotong-royong.dan untuk kedepannya kasus lumpur lapindo ini segera diselesaikan,karena kalau tidak kedepannya akan membuat APBN atau daerah jawa timur rugi.

Senin, 06 Juni 2011

Awas: Kelebihan Vitamin juga Bahaya


Orang modern sekarang selain berisiko kekurangan gizi akibat menyantap makanan yang itu-itu saja, juga bisa kelebihan gizi, terutama dari suplementasi. Gizi yang beriebihan tentu saja sama tidak sehatnya dengan kurang gizi.
Sebuah studi terbaru yang disajikan dalam Journal of the American Dietetic Association, menegaskan bahwa kelebihan gizi akan berdampak buruk bagi kesehatan.
Studi dengan survei terhadap lebih dari 1.500 orang dewasa di Kanada itu berusaha mengamati konsumsi suplemen dan asupan makanan alami para peserta. Seberapa sering mereka mengasup suplemen, makanan sehari-hari apa saja yang sering dikonsumsi, dan merek serta dosis suplemen yang mereka asup.
Para pengguna suplemen tersebut mengasup zat besi dan asam folat yang tinggi daripada mereka yang tidak biasa mengonsumsi suplemen. Di sisi lain, lebih dari 47 persen dari mereka mengonsumsi, terutama niasin, vitamin A dan B6, dengan dosis jauh lebih tinggi dari yang direkomendasikan US Institute of Medicine. Meski belum pernah ada survei khusus, mungkin saja banyak dari kita yang mengalami kelebihan berbagai zat gizi tersebut, akibat mengonsumsi suplementasi tanpa pengawasan dokter.

Vitamin A
Vitamin A (retinol) penting bagi perubahan cahaya, menjaga kesehatan kulit, tulang, dan gigi, membantu memelihara membran mukosa pada sistem pernapasan dan organ pencernaan, dan menangkal serangan infeksi, sehingga kerap disebut vitamin antiinfeksi. Vitamin A juga bersifat antioksidan yang mampu menetralisasi radikal bebas, sehingga mencegah jaringan dan sel dari kerusakan.
Vitamin A banyak kita dapatkan dari makanan hewani, sedangkan dari produk nabati kita bisa memperoleh betakaroten yang nantinya akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Kebutuhan akan vitamin A yang direkomendasikan ialah 800 mkg/hari untuk wanita dan 1.000 mkg/hari untuk pria. Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan mual, pandangan kabur, kelainan pertumbuhan, rambut rontok, lever dan limfa bengkak, cacat bawaan pada bayi, dan rapuh tulang hingga mudah patah.

Vitamin B3

Niasin (vitamin B3) diperlukan untuk mengubah protesin, lemak dan karbohidrat menjadi energi, membantu fungsi sistem pencernaan, dan mendukung kesehatan kulit serta saraf. Dosis terbesar niasin, seringkali lebih dari 1.000 mg/hari, dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sekaligus menaikkan kolesterol baik HDL. Namun, konsumsi niasin dosis tinggi sebaiknya dengan pengawasan dokter.
Perempuan normalnya mendapatkan 15 mg niasin per hari, dan pria 15-19 mg/hari.Triptofan adalah asam amino yang berperan seperti niasin, dan 60 mg triptofan setara dengan 1 mg niasin. Mengonsumsi kelebihan niasin dapat mengarah pada masalah jantung, timbul ruam, dan gatal-gatal, baal, kulit terasa panas tapi bukan demam, sakit perut, kerusakan hati, gangguan otot, kembung, kulit kering, sakit kepala, sesak napas, dan lain-lain.

Vitamin 86

Vitamin B6 (piridoksin) berguna untuk membantu fungsi otak, mengubah protein menjadi energi, sinergi antara vitamin B6, B12, dan asam folat dapat mengurangi kadar homosistein (asam amino) di dalam darah.Tingginya homosistein dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Kebutuhan vitamin B6 bagi perempuan sekitar 1,6 miligram/hari, sedangkan bagi pria 2 miligram/hari. Konsumsi vitamin B6 dosis tinggi, misalnya lebih dari 250 miligram/hari dapat menyebabkan kerusakan saraf seperti kaki mati rasa, sehingga sulit berjalan. Pada ibu hamil, kelebihan ini dapat mengganggu pertumbuhan janin.

Yang alami lebih aman


Selama masih bisa diperoleh dari sumber alami atau makanan sehari-hari, untuk apa mendapatkan vitamin atau gizi lain dari suplementasi. Mengonsumsi suplemen sebetulnya tidak boleh sembarangan, tetapi harus lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi, karena jika berlebihan dapat mengganggu kesehatan.

Kelebihan vitamin A dari sumber hewani atau suplemen misalnya, dapat bersifat racun dan berbahaya terutama selama kehamilan. Kelebihan betakaroten (vitamin A) sebetulnya tidak akan meracuni, tetapi hanya membuat kulit misalnya berwarna kekuningan (jingga). Keadaan ini bisa segera diredakan dengan mengurangi konsumsi R betakaroten.
Makanan yang kaya vitamin A: hati, kuning telur, wortel, ubi jalar, mangga, melon, cabai, paprika, bayam, selada. Makanan yang mengandung niasin (vitamin B3): daging merah, ikan, hati, udang, susu clan produk olahannya, telur, bayam, brokoli, asparagus, seledri, jamur, wortel, ubi jalar, kacang merah, polong, kacang tanah, kedelai, dll.

Makanan yang mengandung vitamin B6 (piridoksin): daging ayam, sapi, ikan tuna, kakap, bayam, kentang beserta kulitnya, ubi jalar, bawang putih, buncis, brokoli, kembang kol, asparagus, kacang tanah, kacang mede, kedelai, kacang merah, pisang, alpukat, semangka, melon, nanas.

SUMBER :KOMPAS

SEJARAH JEAN LEVIS

sejarah jeans levis
Pada tahun 1850-an pemuda berumur 21 tahun bernama Levi Strauss tiba di San Francisco, Amerika, dari Bavaria, Eropa, untuk mencoba peruntungannya, ia tidak menyadari bahwa dia sedang mulai membuat sebuah sejarah yang menjadi sumbangan terbesar Amerika untuk dunia mode sampai sekarang.

Strauss mencoba menjual tenda-tenda kanvas kepada para penggali tambang emas. Masa itu, Amerika memang sedang terkena demam emas. Bukannya tertarik pada tawaran Strauss, para penambang itu malah minta dibawakan celana panjang. Nama Levi's pun lahir ketika para penambang yang ketagihan celana Levi, mencari "those pants of Levi's" (celana si Levi) yang terbuat dari denim. Di Amerika, kata Levi's bersinonim dengan denim jins.

Kata jeans yang kini lekat dengan denim berasal dari peng-amerika-an kata bahasa Perancis Genes yang berarti Genoa, yaitu kota yang memproduksi celana denim di Italia, yang sebetulnya berasal dari Nimes di Perancis. Sedangkan istilah blue jeans muncul ketika Levi mencelup denimnya dengan warna indigo.

Telah lebih seabad setelah Levi memopulerkan celana jins. Kini denim tetap digemari bahkan naik kelas karena menjadi produk perancang terkenal dunia. Bahkan denim menjadi produk para perancang yang bekerja di Paris, kota yang mengutamakan keanggunan. Tentu saja denim mengalami masa-masa jatuh-bangun sebelum dia mendapatkan posisinya seperti saat ini.

Ada masa dia identik sebagai pakaian untuk pekerja kasar yang bekerja di luar ruang, karena memang denim yang semula terbuat dari katun ini memiliki ketahanan luar biasa menghadapi lingkungan yang keras.

Secara generik, denim adalah tenunan benang katun. Semula warna benangnya hanyalah putih dan biru yang asal-usulnya berasal dari sebuah kota di Perancis: Nimes yang menjadi asal kata denim yaitu serge de Nimes.

Pada tahun 1940-an denim sebenarnya sudah diolah menjadi produk mode dalam bentuk gaun, rok, jaket, dan celana panjang. Denim kemudian mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1970-an ketika jins diproduksi massal.

Pada era tahun 1970-an ketika Barat dilanda "endemi" hippie, jins menjadi salah satu atribut yang melekat pada mereka, menjadi simbol pemberontakan terhadap kemapanan. Tidak jarang "para pemberontak" itu sengaja mengoyak-ngoyak celana jins mereka untuk mempertegas penolakan mereka pada kemapanan.

Mereka yang menganggap diri pengikut mode, pernah tidak tertarik pada jins. Jins lalu berkembang lebih sebagai baju untuk para pekerja kerah biru di Amerika. Jins bahkan kemudian identik dengan pakaian kerja para koboi ketika menggembala sapi mereka dari atas kuda mereka.

Perputaran roda mode akhirnya sampai pada suatu masa di mana ide dipungut dari mana saja, dari waktu kapan saja, lalu dirakit menjadi sebuah bentuk baru untuk orang masa kini. Percampuran atau eklektisisme ini mewarnai kehidupan masyarakat pascatahun 1970-an, tetapi sangat terasa pada dunia mode era 1990-an dan terus terjadi sampai kini.

Sebelum perancang memungut denim dari lemari pakaian kelas pekerja dan menjadikannya gemerlap sebagai produk perancang, para perancang telah lebih dulu mengambil gaya berbusana kelompok-kelompok tertentu seperti komunitas punk, komunitas peselancar, komunitas pejuga gaya gotik, dan sebagainya.

Kebangkitan denim sebagai produk perancang paling mencolok terjadi ketika pada tahun 1990-an Tom Ford dari rumah mode Gucci mengangkat jins sebagai fashion statement-nya.

Ford yang ketika itu menjadi perancang yang dikagumi karena kejeniusan rancangannya berhasil mengangkat pamor Gucci, menawarkan celana denim berwarna pudar yang koyak di banyak tempat. Tentu bukan Ford bila tidak membuat jins tersebut gemerlap, sehingga ia menambahkan hiasan bulu-bulu di bagian depan bawah celananya, menyulamkan mutiara dan payet sehingga jins tersebut pantas menyandang nama Gucci.

Madonna ikut mempulerkan kembalinya jins melalui tur dunianya awal tahun ini yang memakai tema koboi sebagai tema pakaian. Begitu pula penyanyi kondang seperti Britney Spears dan Shakira, mereka terlihat beberapa kali menggunakan denim dalam klip video musik mereka.

Bukan hanya Ford yang melihat peluang kembalinya jins seiring dengan perubahan suasana hati ke arah gaya yang lebih kasual terutama di kalangan kerah putih yang bekerja di bidang teknologi informasi di Amerika. Perancang lain pun berlomba-lomba mendesain ulang jins. Versace, Roberto Cavalli, Calvin Klein, Dolce dan Gabbana, dan Christian Dior, hanyalah beberapa nama besar di bisnis mode yang mencoba mengambil manfaat dari kembalinya jins. Bahkan John Galliano yang bekerja untuk rumah mode Christian Dior masih menggunakan denim dalam salah satu rancangan adibusana untuk musim gugur dan dingin 2002/2003.

Denim telah bertahan melalui dua kali pergantian abad.

Para perancang Indonesia juga tidak imun dengan perkembangan ini. Mereka menggunakan denim di dalam rancangan mereka. Mulai dari duet Era Soekamto dan Ichwan untuk label mereka Urban Crew yang ditujukan bagi mereka yang muda usia, sampai Ronald Very Gaghana. Carmanita pun memakai denim dalam rancangan tahun 2002-nya, sementara rumah mode Christian Dior sudah beberapa kali mengeluarkan denim untuk label siap pakai.

Ronald V Gaghana menawarkan cara penggunaan denim yang berbeda. Dia memadukannya dengan gaya romantis. Jaket denim berwarna coklat pasir itu dikoyak-koyak, tetapi dipadukan dengan rok sutera sifon yang lembut. Lalu masih dilunakkan lagi dengan penggunaan kalung mutiara yang memberi kesan mewah dan anggun. Itulah gaya eklektik yang menurut para pemikir postmodernisme menjadi salah satu ciri masyarakat pada era kapitalisme lanjut ini.

Dalam dunia nyata, di sini denim juga kembali ikut naik daun. Variasi model sangat beragam, mulai dari warna yang beragam, bergaya klasik, yang berpayet, hingga yang dibuat warnanya pudar sebagian dengan kontras yang tajam. Modelnya pun terus berganti-baggy, melebar di ujung pipa bawah, ketat membalut kaki, sebagai celana panjang, celana tiga perempat, hingga hotpants. Yang sekarang sedang digemari adalah hipster, celana denim yang dikenakan di pinggul. Apa pun variasi yang dilakukan, namun denim dalam warna biru indigo selalu diasosiasikan sebagai pakaian kasual.

Bukan hanya penampilan, kenyamanan mengenakannya pun bertambah dengan ditemukannya serat Lycra. Harga pun relatif terjangkau, mulai dari Rp 120.000 per celana, sementara celana jins dari perancang internasional di toko resmi harganya mulai dari 200 dollar AS. Dengan kata lain, denim sebagai produk generik bisa disebut sebagai pakaian yang paling egaliter karena semua orang mau memakai dan bisa memakai. Namun, ketika di dalamnya sudah masuk campur tangan para perancang, maka diferensiasi harga dan status pun terjadi. Itulah kekuatan sebuah citra produk. Dia akan mengontrol penontonnya mengikuti aturan-aturan yang dia tentukan.