pada zaman yang serba modern ini sis informasi sangat dibutuhkan bukan untuk perekonomian negara tapi juga dalam aspek bidang2 yang lain.karena adanya sistem informasi memudahkan kita untuk mencari informasi secara cepat dan tepat.
perekonomian di indonesia sangat perlu adanya sistem informasi,karena perekonomian di indonesia sangat banyak dan rumit,jadi pentingnya sistem informasi adalah untuk memudahkan atau melancarkan tata perekonomian di indonesia semakin bagus,dan juga perokonomian akan menjadi efektif.
walaupun kini kita dengar kabar ,perekonomian indonesia di tahun 2011 ini meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Selasa, 04 Oktober 2011
Senin, 03 Oktober 2011
Kekerasan Dikalangan Pelajar dan Mahasiswa.
Belakangan ini marak diberitakan kekerasan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Mulai dari demo rusuh menentang kenaikan harga BBM, kekerasan antara pelajar putri Gank Nero,demo keropsi sampi yang pelajar sma ikut bedemo juga.
dikalangan mahasiswa kekerasan di awali dari mahasiswa di satu fakultas itu sendiri,dari senioritas sampai yang nama nya ospek.jadi yang senior selalu melakukan tindakan yang tidak wajar terhadap junior nya.dari situ lah kedepan nya yang junior akan membalas dendam atau mengikuti peraturan senior.ketika berdemo mau ngak mau yang junior harus ikut,dengan ultimatum yang dberikan.jadi mereka mau ga mau harus ikut berdemo.
kalau dari pelajar,mereka juga terbawa dari senioritas.contohnya senior ada masalah dengan sma lain mau ngak mau yang bawahan nya harus ikut tawuran.kini tawuran sering kali terjadi di sma-sma seluruh indonesia.padahal yang mereka lakukan itu masalah yang tidak seharusnya mereka perbuat.tawuran banyak merugikan murid itu sendiri,jadi orang tua dan guru harus bertindak dalam masalah ini.
Terbawa Sampai Dewasa
Jika tidak segera dicarikan solusinya, maka kebiasaan melakukan tindak kekerasan itu bisa terbawa hingga dewasa. Bukan tidak mungkin kelak mereka yang terbiasa dengan tindakan kekerasan sejak kecil dan remaja ini akan terus melakukan kekerasan sampai mereka menjadi orang tua dan menurunkan kepada anak-anaknya. Bisa dibayangkan generasi macam apa yang akan terbentuk di masa mendatang.
Berikut solusi untuk menekan tindak kekerasan pada anak-anak dan remaja:
* Mengubah paradigma dalam keluarga, bahwa kekerasan adalah salah satu bentuk pendidikan disiplin pada anak.
* Pemerintah harus tegas pada media, sensor pada adegan kekerasan di TV dan media lain. Komite Penyiaran Indonesia (KPI) harus lebih tajam.
* Langkah kongkret mencegah kekerasan dengan sosialisasi berupa kampanye, pidato dan talkshow bahwa tindakan kekerasan pada anak-anak harus dihentikan.
Kak Seto menyayangkan sekali pepatah yang berbunyi "di ujung rotan ada emas" yang membenarkan tindakan keras secara fisik pada anak-anak oleh orang tua dan guru.
"Jadi sebaiknya semua dimulai dari keluarga. Besarkan dan didiklah anak dengan kasih sayang, bukan kekerasan," pesannya.
dikalangan mahasiswa kekerasan di awali dari mahasiswa di satu fakultas itu sendiri,dari senioritas sampai yang nama nya ospek.jadi yang senior selalu melakukan tindakan yang tidak wajar terhadap junior nya.dari situ lah kedepan nya yang junior akan membalas dendam atau mengikuti peraturan senior.ketika berdemo mau ngak mau yang junior harus ikut,dengan ultimatum yang dberikan.jadi mereka mau ga mau harus ikut berdemo.
kalau dari pelajar,mereka juga terbawa dari senioritas.contohnya senior ada masalah dengan sma lain mau ngak mau yang bawahan nya harus ikut tawuran.kini tawuran sering kali terjadi di sma-sma seluruh indonesia.padahal yang mereka lakukan itu masalah yang tidak seharusnya mereka perbuat.tawuran banyak merugikan murid itu sendiri,jadi orang tua dan guru harus bertindak dalam masalah ini.
Terbawa Sampai Dewasa
Jika tidak segera dicarikan solusinya, maka kebiasaan melakukan tindak kekerasan itu bisa terbawa hingga dewasa. Bukan tidak mungkin kelak mereka yang terbiasa dengan tindakan kekerasan sejak kecil dan remaja ini akan terus melakukan kekerasan sampai mereka menjadi orang tua dan menurunkan kepada anak-anaknya. Bisa dibayangkan generasi macam apa yang akan terbentuk di masa mendatang.
Berikut solusi untuk menekan tindak kekerasan pada anak-anak dan remaja:
* Mengubah paradigma dalam keluarga, bahwa kekerasan adalah salah satu bentuk pendidikan disiplin pada anak.
* Pemerintah harus tegas pada media, sensor pada adegan kekerasan di TV dan media lain. Komite Penyiaran Indonesia (KPI) harus lebih tajam.
* Langkah kongkret mencegah kekerasan dengan sosialisasi berupa kampanye, pidato dan talkshow bahwa tindakan kekerasan pada anak-anak harus dihentikan.
Kak Seto menyayangkan sekali pepatah yang berbunyi "di ujung rotan ada emas" yang membenarkan tindakan keras secara fisik pada anak-anak oleh orang tua dan guru.
"Jadi sebaiknya semua dimulai dari keluarga. Besarkan dan didiklah anak dengan kasih sayang, bukan kekerasan," pesannya.
Sabtu, 01 Oktober 2011
Kebijakan Pemerintah dalam Mengatasi Lumpur Lapindo.
Tragedi ‘Lumpur Lapindo’ dimulai pada tanggal 27 Mei 2006. Peristiwa ini menjadi suatu tragedi ketika banjir lumpur panas mulai menggenangi areal persawahan, pemukiman penduduk dan kawasan industri. Hal ini wajar mengingat volume lumpur diperkirakan sekitar 5.000 hingga 50 ribu meter kubik perhari (setara dengan muatan penuh 690 truk peti kemas berukuran besar). Akibatnya, semburan lumpur ini membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat sekitar maupun bagi aktivitas perekonomian di Jawa Timur: genangan hingga setinggi 6 meter pada pemukiman; total warga yang dievakuasi lebih dari 8.200 jiwa; rumah/tempat tinggal yang rusak sebanyak 1.683 unit; areal pertanian dan perkebunan rusak hingga lebih dari 200 ha; lebih dari 15 pabrik yang tergenang menghentikan aktivitas produksi dan merumahkan lebih dari 1.873 orang; tidak berfungsinya sarana pendidikan; kerusakan lingkungan wilayah yang tergenangi; rusaknya sarana dan prasarana infrastruktur (jaringan listrik dan telepon); terhambatnya ruas jalan tol Malang-Surabaya yang berakibat pula terhadap aktivitas produksi di kawasan Ngoro (Mojokerto) dan Pasuruan yang selama ini merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur.
Ada 3 aspek yang menyebabkan terjadinya semburan lumpur panas tersebut.Pertama, adalah aspek teknis. Pada awal tragedi, Lapindo bersembunyi di balik gempa tektonik Yogyakarta yang terjadi pada hari yang sama. Hal ini didukung pendapat yang menyatakan bahwa pemicu semburan lumpur (liquefaction) adalah gempa (sudden cyclic shock) Yogya yang mengakibatkan kerusakan sedimen.
jadi menurut saya pemerintah cukup lamban dalam penanganan lupur lapindo.padahal lumpur lapindo ini udah sekitar 6 tahun lalu,tapi sampai sekarang penanganan nya sama sekali tidak jalan begitu lancar.lumpur terus berhamburan keluar.padahal warga samapai sekerang terus menerus minta ganti rugi akibat lumpur ini.walaupun ada ganti ruginya itu pun cuma rumah yang diberikan kepada penduduk,tapi menurut saya itu tidak kolektif,karena warga tidak mendapatkan seluruh haknya.
padahal presiden telah mengeluarkan pengataruan tetapi tetap aja lamban menghadapi masalah ini,dalam menciptakan kesiapan menghadapi bencana maupun pasca bencana, pemerintah sebenarnya dapat dan harus melakukan pendekatan yang melibatkan masyarakat/komunitas (community based disaster risk management). Pemerintah dapat memanfaatkan modal sosial yang selama ini sudah mengakar di budaya masyarakat, yakni sikap gotong-royong.dan untuk kedepannya kasus lumpur lapindo ini segera diselesaikan,karena kalau tidak kedepannya akan membuat APBN atau daerah jawa timur rugi.
Ada 3 aspek yang menyebabkan terjadinya semburan lumpur panas tersebut.Pertama, adalah aspek teknis. Pada awal tragedi, Lapindo bersembunyi di balik gempa tektonik Yogyakarta yang terjadi pada hari yang sama. Hal ini didukung pendapat yang menyatakan bahwa pemicu semburan lumpur (liquefaction) adalah gempa (sudden cyclic shock) Yogya yang mengakibatkan kerusakan sedimen.
jadi menurut saya pemerintah cukup lamban dalam penanganan lupur lapindo.padahal lumpur lapindo ini udah sekitar 6 tahun lalu,tapi sampai sekarang penanganan nya sama sekali tidak jalan begitu lancar.lumpur terus berhamburan keluar.padahal warga samapai sekerang terus menerus minta ganti rugi akibat lumpur ini.walaupun ada ganti ruginya itu pun cuma rumah yang diberikan kepada penduduk,tapi menurut saya itu tidak kolektif,karena warga tidak mendapatkan seluruh haknya.
padahal presiden telah mengeluarkan pengataruan tetapi tetap aja lamban menghadapi masalah ini,dalam menciptakan kesiapan menghadapi bencana maupun pasca bencana, pemerintah sebenarnya dapat dan harus melakukan pendekatan yang melibatkan masyarakat/komunitas (community based disaster risk management). Pemerintah dapat memanfaatkan modal sosial yang selama ini sudah mengakar di budaya masyarakat, yakni sikap gotong-royong.dan untuk kedepannya kasus lumpur lapindo ini segera diselesaikan,karena kalau tidak kedepannya akan membuat APBN atau daerah jawa timur rugi.
Senin, 06 Juni 2011
Awas: Kelebihan Vitamin juga Bahaya
Orang modern sekarang selain berisiko kekurangan gizi akibat menyantap makanan yang itu-itu saja, juga bisa kelebihan gizi, terutama dari suplementasi. Gizi yang beriebihan tentu saja sama tidak sehatnya dengan kurang gizi.
Sebuah studi terbaru yang disajikan dalam Journal of the American Dietetic Association, menegaskan bahwa kelebihan gizi akan berdampak buruk bagi kesehatan.
Studi dengan survei terhadap lebih dari 1.500 orang dewasa di Kanada itu berusaha mengamati konsumsi suplemen dan asupan makanan alami para peserta. Seberapa sering mereka mengasup suplemen, makanan sehari-hari apa saja yang sering dikonsumsi, dan merek serta dosis suplemen yang mereka asup.
Para pengguna suplemen tersebut mengasup zat besi dan asam folat yang tinggi daripada mereka yang tidak biasa mengonsumsi suplemen. Di sisi lain, lebih dari 47 persen dari mereka mengonsumsi, terutama niasin, vitamin A dan B6, dengan dosis jauh lebih tinggi dari yang direkomendasikan US Institute of Medicine. Meski belum pernah ada survei khusus, mungkin saja banyak dari kita yang mengalami kelebihan berbagai zat gizi tersebut, akibat mengonsumsi suplementasi tanpa pengawasan dokter.
Vitamin A
Vitamin A (retinol) penting bagi perubahan cahaya, menjaga kesehatan kulit, tulang, dan gigi, membantu memelihara membran mukosa pada sistem pernapasan dan organ pencernaan, dan menangkal serangan infeksi, sehingga kerap disebut vitamin antiinfeksi. Vitamin A juga bersifat antioksidan yang mampu menetralisasi radikal bebas, sehingga mencegah jaringan dan sel dari kerusakan.
Vitamin A banyak kita dapatkan dari makanan hewani, sedangkan dari produk nabati kita bisa memperoleh betakaroten yang nantinya akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Kebutuhan akan vitamin A yang direkomendasikan ialah 800 mkg/hari untuk wanita dan 1.000 mkg/hari untuk pria. Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan mual, pandangan kabur, kelainan pertumbuhan, rambut rontok, lever dan limfa bengkak, cacat bawaan pada bayi, dan rapuh tulang hingga mudah patah.
Vitamin B3
Niasin (vitamin B3) diperlukan untuk mengubah protesin, lemak dan karbohidrat menjadi energi, membantu fungsi sistem pencernaan, dan mendukung kesehatan kulit serta saraf. Dosis terbesar niasin, seringkali lebih dari 1.000 mg/hari, dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sekaligus menaikkan kolesterol baik HDL. Namun, konsumsi niasin dosis tinggi sebaiknya dengan pengawasan dokter.
Perempuan normalnya mendapatkan 15 mg niasin per hari, dan pria 15-19 mg/hari.Triptofan adalah asam amino yang berperan seperti niasin, dan 60 mg triptofan setara dengan 1 mg niasin. Mengonsumsi kelebihan niasin dapat mengarah pada masalah jantung, timbul ruam, dan gatal-gatal, baal, kulit terasa panas tapi bukan demam, sakit perut, kerusakan hati, gangguan otot, kembung, kulit kering, sakit kepala, sesak napas, dan lain-lain.
Vitamin 86
Vitamin B6 (piridoksin) berguna untuk membantu fungsi otak, mengubah protein menjadi energi, sinergi antara vitamin B6, B12, dan asam folat dapat mengurangi kadar homosistein (asam amino) di dalam darah.Tingginya homosistein dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Kebutuhan vitamin B6 bagi perempuan sekitar 1,6 miligram/hari, sedangkan bagi pria 2 miligram/hari. Konsumsi vitamin B6 dosis tinggi, misalnya lebih dari 250 miligram/hari dapat menyebabkan kerusakan saraf seperti kaki mati rasa, sehingga sulit berjalan. Pada ibu hamil, kelebihan ini dapat mengganggu pertumbuhan janin.
Yang alami lebih aman
Selama masih bisa diperoleh dari sumber alami atau makanan sehari-hari, untuk apa mendapatkan vitamin atau gizi lain dari suplementasi. Mengonsumsi suplemen sebetulnya tidak boleh sembarangan, tetapi harus lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi, karena jika berlebihan dapat mengganggu kesehatan.
Kelebihan vitamin A dari sumber hewani atau suplemen misalnya, dapat bersifat racun dan berbahaya terutama selama kehamilan. Kelebihan betakaroten (vitamin A) sebetulnya tidak akan meracuni, tetapi hanya membuat kulit misalnya berwarna kekuningan (jingga). Keadaan ini bisa segera diredakan dengan mengurangi konsumsi R betakaroten.
Makanan yang kaya vitamin A: hati, kuning telur, wortel, ubi jalar, mangga, melon, cabai, paprika, bayam, selada. Makanan yang mengandung niasin (vitamin B3): daging merah, ikan, hati, udang, susu clan produk olahannya, telur, bayam, brokoli, asparagus, seledri, jamur, wortel, ubi jalar, kacang merah, polong, kacang tanah, kedelai, dll.
Makanan yang mengandung vitamin B6 (piridoksin): daging ayam, sapi, ikan tuna, kakap, bayam, kentang beserta kulitnya, ubi jalar, bawang putih, buncis, brokoli, kembang kol, asparagus, kacang tanah, kacang mede, kedelai, kacang merah, pisang, alpukat, semangka, melon, nanas.
SUMBER :KOMPAS
SEJARAH JEAN LEVIS
sejarah jeans levis
Pada tahun 1850-an pemuda berumur 21 tahun bernama Levi Strauss tiba di San Francisco, Amerika, dari Bavaria, Eropa, untuk mencoba peruntungannya, ia tidak menyadari bahwa dia sedang mulai membuat sebuah sejarah yang menjadi sumbangan terbesar Amerika untuk dunia mode sampai sekarang.
Strauss mencoba menjual tenda-tenda kanvas kepada para penggali tambang emas. Masa itu, Amerika memang sedang terkena demam emas. Bukannya tertarik pada tawaran Strauss, para penambang itu malah minta dibawakan celana panjang. Nama Levi's pun lahir ketika para penambang yang ketagihan celana Levi, mencari "those pants of Levi's" (celana si Levi) yang terbuat dari denim. Di Amerika, kata Levi's bersinonim dengan denim jins.
Kata jeans yang kini lekat dengan denim berasal dari peng-amerika-an kata bahasa Perancis Genes yang berarti Genoa, yaitu kota yang memproduksi celana denim di Italia, yang sebetulnya berasal dari Nimes di Perancis. Sedangkan istilah blue jeans muncul ketika Levi mencelup denimnya dengan warna indigo.
Telah lebih seabad setelah Levi memopulerkan celana jins. Kini denim tetap digemari bahkan naik kelas karena menjadi produk perancang terkenal dunia. Bahkan denim menjadi produk para perancang yang bekerja di Paris, kota yang mengutamakan keanggunan. Tentu saja denim mengalami masa-masa jatuh-bangun sebelum dia mendapatkan posisinya seperti saat ini.
Ada masa dia identik sebagai pakaian untuk pekerja kasar yang bekerja di luar ruang, karena memang denim yang semula terbuat dari katun ini memiliki ketahanan luar biasa menghadapi lingkungan yang keras.
Secara generik, denim adalah tenunan benang katun. Semula warna benangnya hanyalah putih dan biru yang asal-usulnya berasal dari sebuah kota di Perancis: Nimes yang menjadi asal kata denim yaitu serge de Nimes.
Pada tahun 1940-an denim sebenarnya sudah diolah menjadi produk mode dalam bentuk gaun, rok, jaket, dan celana panjang. Denim kemudian mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1970-an ketika jins diproduksi massal.
Pada era tahun 1970-an ketika Barat dilanda "endemi" hippie, jins menjadi salah satu atribut yang melekat pada mereka, menjadi simbol pemberontakan terhadap kemapanan. Tidak jarang "para pemberontak" itu sengaja mengoyak-ngoyak celana jins mereka untuk mempertegas penolakan mereka pada kemapanan.
Mereka yang menganggap diri pengikut mode, pernah tidak tertarik pada jins. Jins lalu berkembang lebih sebagai baju untuk para pekerja kerah biru di Amerika. Jins bahkan kemudian identik dengan pakaian kerja para koboi ketika menggembala sapi mereka dari atas kuda mereka.
Perputaran roda mode akhirnya sampai pada suatu masa di mana ide dipungut dari mana saja, dari waktu kapan saja, lalu dirakit menjadi sebuah bentuk baru untuk orang masa kini. Percampuran atau eklektisisme ini mewarnai kehidupan masyarakat pascatahun 1970-an, tetapi sangat terasa pada dunia mode era 1990-an dan terus terjadi sampai kini.
Sebelum perancang memungut denim dari lemari pakaian kelas pekerja dan menjadikannya gemerlap sebagai produk perancang, para perancang telah lebih dulu mengambil gaya berbusana kelompok-kelompok tertentu seperti komunitas punk, komunitas peselancar, komunitas pejuga gaya gotik, dan sebagainya.
Kebangkitan denim sebagai produk perancang paling mencolok terjadi ketika pada tahun 1990-an Tom Ford dari rumah mode Gucci mengangkat jins sebagai fashion statement-nya.
Ford yang ketika itu menjadi perancang yang dikagumi karena kejeniusan rancangannya berhasil mengangkat pamor Gucci, menawarkan celana denim berwarna pudar yang koyak di banyak tempat. Tentu bukan Ford bila tidak membuat jins tersebut gemerlap, sehingga ia menambahkan hiasan bulu-bulu di bagian depan bawah celananya, menyulamkan mutiara dan payet sehingga jins tersebut pantas menyandang nama Gucci.
Madonna ikut mempulerkan kembalinya jins melalui tur dunianya awal tahun ini yang memakai tema koboi sebagai tema pakaian. Begitu pula penyanyi kondang seperti Britney Spears dan Shakira, mereka terlihat beberapa kali menggunakan denim dalam klip video musik mereka.
Bukan hanya Ford yang melihat peluang kembalinya jins seiring dengan perubahan suasana hati ke arah gaya yang lebih kasual terutama di kalangan kerah putih yang bekerja di bidang teknologi informasi di Amerika. Perancang lain pun berlomba-lomba mendesain ulang jins. Versace, Roberto Cavalli, Calvin Klein, Dolce dan Gabbana, dan Christian Dior, hanyalah beberapa nama besar di bisnis mode yang mencoba mengambil manfaat dari kembalinya jins. Bahkan John Galliano yang bekerja untuk rumah mode Christian Dior masih menggunakan denim dalam salah satu rancangan adibusana untuk musim gugur dan dingin 2002/2003.
Denim telah bertahan melalui dua kali pergantian abad.
Para perancang Indonesia juga tidak imun dengan perkembangan ini. Mereka menggunakan denim di dalam rancangan mereka. Mulai dari duet Era Soekamto dan Ichwan untuk label mereka Urban Crew yang ditujukan bagi mereka yang muda usia, sampai Ronald Very Gaghana. Carmanita pun memakai denim dalam rancangan tahun 2002-nya, sementara rumah mode Christian Dior sudah beberapa kali mengeluarkan denim untuk label siap pakai.
Ronald V Gaghana menawarkan cara penggunaan denim yang berbeda. Dia memadukannya dengan gaya romantis. Jaket denim berwarna coklat pasir itu dikoyak-koyak, tetapi dipadukan dengan rok sutera sifon yang lembut. Lalu masih dilunakkan lagi dengan penggunaan kalung mutiara yang memberi kesan mewah dan anggun. Itulah gaya eklektik yang menurut para pemikir postmodernisme menjadi salah satu ciri masyarakat pada era kapitalisme lanjut ini.
Dalam dunia nyata, di sini denim juga kembali ikut naik daun. Variasi model sangat beragam, mulai dari warna yang beragam, bergaya klasik, yang berpayet, hingga yang dibuat warnanya pudar sebagian dengan kontras yang tajam. Modelnya pun terus berganti-baggy, melebar di ujung pipa bawah, ketat membalut kaki, sebagai celana panjang, celana tiga perempat, hingga hotpants. Yang sekarang sedang digemari adalah hipster, celana denim yang dikenakan di pinggul. Apa pun variasi yang dilakukan, namun denim dalam warna biru indigo selalu diasosiasikan sebagai pakaian kasual.
Bukan hanya penampilan, kenyamanan mengenakannya pun bertambah dengan ditemukannya serat Lycra. Harga pun relatif terjangkau, mulai dari Rp 120.000 per celana, sementara celana jins dari perancang internasional di toko resmi harganya mulai dari 200 dollar AS. Dengan kata lain, denim sebagai produk generik bisa disebut sebagai pakaian yang paling egaliter karena semua orang mau memakai dan bisa memakai. Namun, ketika di dalamnya sudah masuk campur tangan para perancang, maka diferensiasi harga dan status pun terjadi. Itulah kekuatan sebuah citra produk. Dia akan mengontrol penontonnya mengikuti aturan-aturan yang dia tentukan.
Pada tahun 1850-an pemuda berumur 21 tahun bernama Levi Strauss tiba di San Francisco, Amerika, dari Bavaria, Eropa, untuk mencoba peruntungannya, ia tidak menyadari bahwa dia sedang mulai membuat sebuah sejarah yang menjadi sumbangan terbesar Amerika untuk dunia mode sampai sekarang.
Strauss mencoba menjual tenda-tenda kanvas kepada para penggali tambang emas. Masa itu, Amerika memang sedang terkena demam emas. Bukannya tertarik pada tawaran Strauss, para penambang itu malah minta dibawakan celana panjang. Nama Levi's pun lahir ketika para penambang yang ketagihan celana Levi, mencari "those pants of Levi's" (celana si Levi) yang terbuat dari denim. Di Amerika, kata Levi's bersinonim dengan denim jins.
Kata jeans yang kini lekat dengan denim berasal dari peng-amerika-an kata bahasa Perancis Genes yang berarti Genoa, yaitu kota yang memproduksi celana denim di Italia, yang sebetulnya berasal dari Nimes di Perancis. Sedangkan istilah blue jeans muncul ketika Levi mencelup denimnya dengan warna indigo.
Telah lebih seabad setelah Levi memopulerkan celana jins. Kini denim tetap digemari bahkan naik kelas karena menjadi produk perancang terkenal dunia. Bahkan denim menjadi produk para perancang yang bekerja di Paris, kota yang mengutamakan keanggunan. Tentu saja denim mengalami masa-masa jatuh-bangun sebelum dia mendapatkan posisinya seperti saat ini.
Ada masa dia identik sebagai pakaian untuk pekerja kasar yang bekerja di luar ruang, karena memang denim yang semula terbuat dari katun ini memiliki ketahanan luar biasa menghadapi lingkungan yang keras.
Secara generik, denim adalah tenunan benang katun. Semula warna benangnya hanyalah putih dan biru yang asal-usulnya berasal dari sebuah kota di Perancis: Nimes yang menjadi asal kata denim yaitu serge de Nimes.
Pada tahun 1940-an denim sebenarnya sudah diolah menjadi produk mode dalam bentuk gaun, rok, jaket, dan celana panjang. Denim kemudian mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1970-an ketika jins diproduksi massal.
Pada era tahun 1970-an ketika Barat dilanda "endemi" hippie, jins menjadi salah satu atribut yang melekat pada mereka, menjadi simbol pemberontakan terhadap kemapanan. Tidak jarang "para pemberontak" itu sengaja mengoyak-ngoyak celana jins mereka untuk mempertegas penolakan mereka pada kemapanan.
Mereka yang menganggap diri pengikut mode, pernah tidak tertarik pada jins. Jins lalu berkembang lebih sebagai baju untuk para pekerja kerah biru di Amerika. Jins bahkan kemudian identik dengan pakaian kerja para koboi ketika menggembala sapi mereka dari atas kuda mereka.
Perputaran roda mode akhirnya sampai pada suatu masa di mana ide dipungut dari mana saja, dari waktu kapan saja, lalu dirakit menjadi sebuah bentuk baru untuk orang masa kini. Percampuran atau eklektisisme ini mewarnai kehidupan masyarakat pascatahun 1970-an, tetapi sangat terasa pada dunia mode era 1990-an dan terus terjadi sampai kini.
Sebelum perancang memungut denim dari lemari pakaian kelas pekerja dan menjadikannya gemerlap sebagai produk perancang, para perancang telah lebih dulu mengambil gaya berbusana kelompok-kelompok tertentu seperti komunitas punk, komunitas peselancar, komunitas pejuga gaya gotik, dan sebagainya.
Kebangkitan denim sebagai produk perancang paling mencolok terjadi ketika pada tahun 1990-an Tom Ford dari rumah mode Gucci mengangkat jins sebagai fashion statement-nya.
Ford yang ketika itu menjadi perancang yang dikagumi karena kejeniusan rancangannya berhasil mengangkat pamor Gucci, menawarkan celana denim berwarna pudar yang koyak di banyak tempat. Tentu bukan Ford bila tidak membuat jins tersebut gemerlap, sehingga ia menambahkan hiasan bulu-bulu di bagian depan bawah celananya, menyulamkan mutiara dan payet sehingga jins tersebut pantas menyandang nama Gucci.
Madonna ikut mempulerkan kembalinya jins melalui tur dunianya awal tahun ini yang memakai tema koboi sebagai tema pakaian. Begitu pula penyanyi kondang seperti Britney Spears dan Shakira, mereka terlihat beberapa kali menggunakan denim dalam klip video musik mereka.
Bukan hanya Ford yang melihat peluang kembalinya jins seiring dengan perubahan suasana hati ke arah gaya yang lebih kasual terutama di kalangan kerah putih yang bekerja di bidang teknologi informasi di Amerika. Perancang lain pun berlomba-lomba mendesain ulang jins. Versace, Roberto Cavalli, Calvin Klein, Dolce dan Gabbana, dan Christian Dior, hanyalah beberapa nama besar di bisnis mode yang mencoba mengambil manfaat dari kembalinya jins. Bahkan John Galliano yang bekerja untuk rumah mode Christian Dior masih menggunakan denim dalam salah satu rancangan adibusana untuk musim gugur dan dingin 2002/2003.
Denim telah bertahan melalui dua kali pergantian abad.
Para perancang Indonesia juga tidak imun dengan perkembangan ini. Mereka menggunakan denim di dalam rancangan mereka. Mulai dari duet Era Soekamto dan Ichwan untuk label mereka Urban Crew yang ditujukan bagi mereka yang muda usia, sampai Ronald Very Gaghana. Carmanita pun memakai denim dalam rancangan tahun 2002-nya, sementara rumah mode Christian Dior sudah beberapa kali mengeluarkan denim untuk label siap pakai.
Ronald V Gaghana menawarkan cara penggunaan denim yang berbeda. Dia memadukannya dengan gaya romantis. Jaket denim berwarna coklat pasir itu dikoyak-koyak, tetapi dipadukan dengan rok sutera sifon yang lembut. Lalu masih dilunakkan lagi dengan penggunaan kalung mutiara yang memberi kesan mewah dan anggun. Itulah gaya eklektik yang menurut para pemikir postmodernisme menjadi salah satu ciri masyarakat pada era kapitalisme lanjut ini.
Dalam dunia nyata, di sini denim juga kembali ikut naik daun. Variasi model sangat beragam, mulai dari warna yang beragam, bergaya klasik, yang berpayet, hingga yang dibuat warnanya pudar sebagian dengan kontras yang tajam. Modelnya pun terus berganti-baggy, melebar di ujung pipa bawah, ketat membalut kaki, sebagai celana panjang, celana tiga perempat, hingga hotpants. Yang sekarang sedang digemari adalah hipster, celana denim yang dikenakan di pinggul. Apa pun variasi yang dilakukan, namun denim dalam warna biru indigo selalu diasosiasikan sebagai pakaian kasual.
Bukan hanya penampilan, kenyamanan mengenakannya pun bertambah dengan ditemukannya serat Lycra. Harga pun relatif terjangkau, mulai dari Rp 120.000 per celana, sementara celana jins dari perancang internasional di toko resmi harganya mulai dari 200 dollar AS. Dengan kata lain, denim sebagai produk generik bisa disebut sebagai pakaian yang paling egaliter karena semua orang mau memakai dan bisa memakai. Namun, ketika di dalamnya sudah masuk campur tangan para perancang, maka diferensiasi harga dan status pun terjadi. Itulah kekuatan sebuah citra produk. Dia akan mengontrol penontonnya mengikuti aturan-aturan yang dia tentukan.
Selasa, 29 Maret 2011
Sejarah Sepakbola
SEJARAH SEPAKBOLA
Sejarah Sepak Bola - Kuno Times
Sulit untuk mengatakan siapa yang menciptakan sepak bola dan ada beberapa pendapat tentang subjek ini. Tentu, negara yang menemukan sepak bola modern seperti yang dikenal saat ini adalah Inggris, tetapi referensi sejarah membuktikan bahwa bentuk-bentuk yang beragam untuk sepak bola adalah sekitar usia.
Sebagai contoh, sebuah dokumen militer yang ditemukan di Cina dibuktikan sebuah permainan yang disebut Cuju, bermain sekitar abad kedua SM Itu bukan sepak bola per se, tapi itu melibatkan menendang bola kulit melalui lubang kecil di sehelai kain sutra halus antara dua tiang tinggi.
Ini jelas bukan permainan yang mudah untuk bermain! Hanya mempertimbangkan berapa banyak dari striker saat ini mengalami masalah hilang tujuan lebar 7 meter, apalagi menempatkan bola kulit kasar melalui lubang kecil.
negara-negara Asia lainnya menunjukkan kepada kita bahwa sejarah permainan sepak bola mungkin lahir di wilayah ini. Melainkan kehendak menendang bola dengan tujuan semacam itu belum tentu semata-mata Asia.
peradaban Mesoamerika juga membuat permainan bermain dengan bola karet, yang menyerupai kombinasi antara sepak bola, bola basket dan voli. Permainan ini melibatkan dua tim, bermain di semacam cekungan digali di bawah permukaan tanah, dengan keranjang terikat di beberapa lokasi di dinding samping. Tim itu harus menendang bola menuju keranjang ini, dan mencetak gol.
Jelas, menendang bola melalui cincin di suatu tempat di dinding adalah cukup sulit, tapi mengingat fakta bahwa mereka bermain dengan bola karet, yang lebih sulit untuk mengontrol, memberi kita perspektif tentang mengapa pusat dan selatan Amerika sehingga terampil di sepak bola modern.
Yunani dan Romawi Kuno juga memiliki versi mereka sendiri permainan, atau mereka impor yang datang dari Asia. Satu permainan, yang disebut Pheninda adalah kombinasi antara sepak bola dan rugby, yang populer di antara jajaran tentara Kekaisaran.
Sejarah Sepak Bola - Abad Pertengahan
Seperti kita maju tentang sejarah sepak bola timeline, kita melihat bahwa permainan secara bertahap masuk ke wilayah Eropa, Eropa menjadi tempat di mana sepak bola modern akan mulai dalam beberapa abad. Sepak bola usia Tengah tercakup dalam kombinasi fakta mitos dan sejarah. Salah satu bentuk populer dari permainan (sepak bola Mob) melibatkan seluruh desa atau kota dan agak kacau.
Salah satu versi kuno sepak bola - permainan Cuju.
Tim-tim bisa memiliki pemain terbatas, selama mereka berasal dari desa yang sama atau kota. Kedua tim harus menendang bola ke arah landmark spesifik, dan membela mereka sendiri.
Untuk menambah kekacauan lebih lanjut, bola terbuat dari kandung kemih babi meningkat ', atau kulit kulit diisi dengan segala macam bahan.
Gambar dua massa orang berjalan menuju kandung kemih babi miskin bola, menendang, menginjak, memukul dan mendorong satu sama lain dalam upaya untuk menendang objek untuk daerah beberapa ...
Di Perancis abad pertengahan, permainan yang disebut "La Choule" biasanya dimainkan di pertemuan kota, seperti setelah gereja hari Minggu, atau pada acara-acara khusus atau hari libur.
Permainan itu sendiri tampak seperti kombinasi sepak bola, bola tangan, hoki, baseball dan kickboxing, karena para pemain tim masing-masing untuk memukul bola ke gawang lawan, menggunakan cara apapun yang diperlukan yang diperlukan dan apa pun aksesoris.
Sebagai contoh, menunjukkan catatan yang pemain diizinkan untuk menggunakan tongkat atau pentungan untuk memukul bola di sekitar, meskipun tidak selalu bola yang dipukul.
Permainan ini kekerasan di alam dan aku menganggap ada banyak kesempatan di mana-gereja Choule setelah pertandingan berakhir dengan perjalanan lain ke gereja untuk mengakui beberapa dosa kekerasan.
Di Inggris, permainan ini dikelilingi oleh aura kekerasan dan dianggap permainan berbahaya dan berdosa. Dengan demikian, hal itu dilarang di 1314 oleh Nicholas de Farndone, Walikota London.
Motif larangan tersebut, sebagai telah dibaca dari Keputusan de Farndone, adalah bahwa permainan penyebab "kebisingan di kota besar, yang disebabkan oleh bergegas lebih bola kaki besar" masyarakat "yang mungkin timbul banyak kejahatan". Itu juga merupakan referensi pertama pertandingan sebagai "sepak bola".
Meskipun larangan ini, sepak bola menjadi tumbuh di Inggris abad pertengahan dan tidak lama itu diperkenalkan di sekolah-sekolah publik Inggris untuk menjaga anak laki-laki muda sehat.
Permainan ini mulai menjadi sedikit lebih terorganisir, dengan tim yang baik, posisi, wasit dan pelatih (dianggap master "pelatihan" dalam catatan awal).
Namun, aturan akan berbeda dari sekolah ke sekolah, tapi esensinya masih ada di sana.
Contoh di atas berasal dari referensi sejarah yang sangat jelas, tetapi seperti saya katakan, ada juga banyak mitos seputar sejarah sepak bola selama periode tersebut. Salah satu legenda sepak bola mengatakan bahwa sebenarnya lahir di eksekusi publik, dimana kaki tangan itu akan menghilangkan jiwa miskin kepalanya, lalu melemparkannya ke kerumunan di mana massa akan menendang dengan kemarahan.
Meskipun sifat barbar dari permainan "" cocok dengan mentalitas dari waktu, tidak ada bukti bahwa peristiwa semacam ini benar-benar memicu apa yang akan segera menjadi terorganisasi sepak bola.
Sejarah Sepak Bola - Lahir dari Permainan Modern
Sejak sepak bola tumbuh kuat di sekolah-sekolah publik Inggris, gagasan memiliki sebuah turnamen yang diselenggarakan memicu pada abad ke-19.
Pada awal abad ini, pertandingan sepak bola antar sekolah yang dimainkan secara teratur, tapi karena tidak setiap sekolah memiliki peraturan yang sama, sulit untuk menemukan alasan umum untuk turnamen yang lebih besar. Soccer juga menyebar di luar halaman sekolah dan lembaga-lembaga, pabrik-pabrik dan organisasi lain mulai menciptakan tim mereka sendiri.
Pada 1862, seorang pengacara dengan nama Cobb Morley, membentuk klub sepak bola semi-profesional di Barnes, yang disebut Club Barnes. Melihat bahwa permainan kebutuhan organisasi yang lebih jika ingin dimainkan dengan benar, ia menyarankan menciptakan badan pengelola untuk sepak bola di sebuah surat kabar lokal dan gagasan itu tumbuh akar.
Pada tanggal 26 Oktober 1863, idenya dimasukkan untuk berlatih, sebagai anggota pendiri klub sepakbola di London bertemu beberapa di Freemason 'Tavern di Ibu Kota Inggris, pengaturan dasar bagi organisasi masa depan, yang dianggap "Asosiasi Sepak Bola".
Cobb Morley adalah berhak dianggap sebagai bapak sepak bola, tapi itu bukan hanya karena ia adalah satu untuk menyulut ide dari Asosiasi Sepakbola. Dia juga menyusun Hukum Permainan, mungkin merupakan dokumen paling penting dalam sejarah sepakbola, karena memegang semua peraturan resmi sekitar permainan yang akan dimainkan.
Cobb Morley aturan yang diterima oleh Asosiasi Sepakbola pada 8 Desember 1863 dan sejak berdiri sebagai konstitusi permainan ini, meskipun mereka sedikit diubah sepanjang waktu untuk memenuhi kebutuhan sepak bola modern.
CHAMPION 2010
Sejarah Sepak Bola - Kuno Times
Sulit untuk mengatakan siapa yang menciptakan sepak bola dan ada beberapa pendapat tentang subjek ini. Tentu, negara yang menemukan sepak bola modern seperti yang dikenal saat ini adalah Inggris, tetapi referensi sejarah membuktikan bahwa bentuk-bentuk yang beragam untuk sepak bola adalah sekitar usia.
Sebagai contoh, sebuah dokumen militer yang ditemukan di Cina dibuktikan sebuah permainan yang disebut Cuju, bermain sekitar abad kedua SM Itu bukan sepak bola per se, tapi itu melibatkan menendang bola kulit melalui lubang kecil di sehelai kain sutra halus antara dua tiang tinggi.
Ini jelas bukan permainan yang mudah untuk bermain! Hanya mempertimbangkan berapa banyak dari striker saat ini mengalami masalah hilang tujuan lebar 7 meter, apalagi menempatkan bola kulit kasar melalui lubang kecil.
negara-negara Asia lainnya menunjukkan kepada kita bahwa sejarah permainan sepak bola mungkin lahir di wilayah ini. Melainkan kehendak menendang bola dengan tujuan semacam itu belum tentu semata-mata Asia.
peradaban Mesoamerika juga membuat permainan bermain dengan bola karet, yang menyerupai kombinasi antara sepak bola, bola basket dan voli. Permainan ini melibatkan dua tim, bermain di semacam cekungan digali di bawah permukaan tanah, dengan keranjang terikat di beberapa lokasi di dinding samping. Tim itu harus menendang bola menuju keranjang ini, dan mencetak gol.
Jelas, menendang bola melalui cincin di suatu tempat di dinding adalah cukup sulit, tapi mengingat fakta bahwa mereka bermain dengan bola karet, yang lebih sulit untuk mengontrol, memberi kita perspektif tentang mengapa pusat dan selatan Amerika sehingga terampil di sepak bola modern.
Yunani dan Romawi Kuno juga memiliki versi mereka sendiri permainan, atau mereka impor yang datang dari Asia. Satu permainan, yang disebut Pheninda adalah kombinasi antara sepak bola dan rugby, yang populer di antara jajaran tentara Kekaisaran.
Sejarah Sepak Bola - Abad Pertengahan
Seperti kita maju tentang sejarah sepak bola timeline, kita melihat bahwa permainan secara bertahap masuk ke wilayah Eropa, Eropa menjadi tempat di mana sepak bola modern akan mulai dalam beberapa abad. Sepak bola usia Tengah tercakup dalam kombinasi fakta mitos dan sejarah. Salah satu bentuk populer dari permainan (sepak bola Mob) melibatkan seluruh desa atau kota dan agak kacau.
Salah satu versi kuno sepak bola - permainan Cuju.
Tim-tim bisa memiliki pemain terbatas, selama mereka berasal dari desa yang sama atau kota. Kedua tim harus menendang bola ke arah landmark spesifik, dan membela mereka sendiri.
Untuk menambah kekacauan lebih lanjut, bola terbuat dari kandung kemih babi meningkat ', atau kulit kulit diisi dengan segala macam bahan.
Gambar dua massa orang berjalan menuju kandung kemih babi miskin bola, menendang, menginjak, memukul dan mendorong satu sama lain dalam upaya untuk menendang objek untuk daerah beberapa ...
Di Perancis abad pertengahan, permainan yang disebut "La Choule" biasanya dimainkan di pertemuan kota, seperti setelah gereja hari Minggu, atau pada acara-acara khusus atau hari libur.
Permainan itu sendiri tampak seperti kombinasi sepak bola, bola tangan, hoki, baseball dan kickboxing, karena para pemain tim masing-masing untuk memukul bola ke gawang lawan, menggunakan cara apapun yang diperlukan yang diperlukan dan apa pun aksesoris.
Sebagai contoh, menunjukkan catatan yang pemain diizinkan untuk menggunakan tongkat atau pentungan untuk memukul bola di sekitar, meskipun tidak selalu bola yang dipukul.
Permainan ini kekerasan di alam dan aku menganggap ada banyak kesempatan di mana-gereja Choule setelah pertandingan berakhir dengan perjalanan lain ke gereja untuk mengakui beberapa dosa kekerasan.
Di Inggris, permainan ini dikelilingi oleh aura kekerasan dan dianggap permainan berbahaya dan berdosa. Dengan demikian, hal itu dilarang di 1314 oleh Nicholas de Farndone, Walikota London.
Motif larangan tersebut, sebagai telah dibaca dari Keputusan de Farndone, adalah bahwa permainan penyebab "kebisingan di kota besar, yang disebabkan oleh bergegas lebih bola kaki besar" masyarakat "yang mungkin timbul banyak kejahatan". Itu juga merupakan referensi pertama pertandingan sebagai "sepak bola".
Meskipun larangan ini, sepak bola menjadi tumbuh di Inggris abad pertengahan dan tidak lama itu diperkenalkan di sekolah-sekolah publik Inggris untuk menjaga anak laki-laki muda sehat.
Permainan ini mulai menjadi sedikit lebih terorganisir, dengan tim yang baik, posisi, wasit dan pelatih (dianggap master "pelatihan" dalam catatan awal).
Namun, aturan akan berbeda dari sekolah ke sekolah, tapi esensinya masih ada di sana.
Contoh di atas berasal dari referensi sejarah yang sangat jelas, tetapi seperti saya katakan, ada juga banyak mitos seputar sejarah sepak bola selama periode tersebut. Salah satu legenda sepak bola mengatakan bahwa sebenarnya lahir di eksekusi publik, dimana kaki tangan itu akan menghilangkan jiwa miskin kepalanya, lalu melemparkannya ke kerumunan di mana massa akan menendang dengan kemarahan.
Meskipun sifat barbar dari permainan "" cocok dengan mentalitas dari waktu, tidak ada bukti bahwa peristiwa semacam ini benar-benar memicu apa yang akan segera menjadi terorganisasi sepak bola.
Sejarah Sepak Bola - Lahir dari Permainan Modern
Sejak sepak bola tumbuh kuat di sekolah-sekolah publik Inggris, gagasan memiliki sebuah turnamen yang diselenggarakan memicu pada abad ke-19.
Pada awal abad ini, pertandingan sepak bola antar sekolah yang dimainkan secara teratur, tapi karena tidak setiap sekolah memiliki peraturan yang sama, sulit untuk menemukan alasan umum untuk turnamen yang lebih besar. Soccer juga menyebar di luar halaman sekolah dan lembaga-lembaga, pabrik-pabrik dan organisasi lain mulai menciptakan tim mereka sendiri.
Pada 1862, seorang pengacara dengan nama Cobb Morley, membentuk klub sepak bola semi-profesional di Barnes, yang disebut Club Barnes. Melihat bahwa permainan kebutuhan organisasi yang lebih jika ingin dimainkan dengan benar, ia menyarankan menciptakan badan pengelola untuk sepak bola di sebuah surat kabar lokal dan gagasan itu tumbuh akar.
Pada tanggal 26 Oktober 1863, idenya dimasukkan untuk berlatih, sebagai anggota pendiri klub sepakbola di London bertemu beberapa di Freemason 'Tavern di Ibu Kota Inggris, pengaturan dasar bagi organisasi masa depan, yang dianggap "Asosiasi Sepak Bola".
Cobb Morley adalah berhak dianggap sebagai bapak sepak bola, tapi itu bukan hanya karena ia adalah satu untuk menyulut ide dari Asosiasi Sepakbola. Dia juga menyusun Hukum Permainan, mungkin merupakan dokumen paling penting dalam sejarah sepakbola, karena memegang semua peraturan resmi sekitar permainan yang akan dimainkan.
Cobb Morley aturan yang diterima oleh Asosiasi Sepakbola pada 8 Desember 1863 dan sejak berdiri sebagai konstitusi permainan ini, meskipun mereka sedikit diubah sepanjang waktu untuk memenuhi kebutuhan sepak bola modern.
CHAMPION 2010
"Secang" Rempah-Rempah asli indonesia & banyak manfaatnya
"Secang" Rempah-Rempah asli indonesia & banyak manfaatnya
curhat dulu gan,..
ceritanya kemaren ane ke bandung, pas mau pulang sambil nunggu travel berangkat sekitar 2 jam lagi kata reception,.. waduh,.. garing nih ane nunggu 2 jam,.. ya udah lah ane muter2 dulu,.. ane liat tu ada kedai, trus ane liat menunya ada minuman yang belum pernah ada cobain (wedang secang), kata yg jual sih rempah2 asli Indonesia kang,.. ane pesen deh 1 cangkir,.. pas di coba rasanya,... maknyosss,.. mantep gan,.. angget di badan. ane jadi penasaran sama ni taneman,.. sampe rumah ane langsung tanya mbah google, sekalian deh ane SHARE di mari,.. mudah2an ada manfaat nya tuk agan-agan kaskuser & mudah2an nggak gan,..
Secang atau sepang (Caesalpinia sappan L.) adalah tumbuhan berwujud pohon anggota suku polong-polongan (Fabaceae).
Tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara maritim dan mudah ditemukan di Indonesia. Kulit kayunya dimanfaatkan orang sebagai bahan pengobatan, pewarna, dan minuman penyegar. Hingga abad ke-17 kulit kayunya menjadi bagian dari perdagangan rempah-rempah dari Nusantara ke berbagai tempat di dunia. Ia dikenal dengan berbagai nama, seperti seupeueng (Aceh), sepang (Gayo), sopang (Toba), lacang (Minangkabau), secang (Sunda), secang (Jawa), secang (Madura), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Bare), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).
Kerabat dekatnya, kayu brazil (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.
sumber
Secang
(Caesalpia sappan L.)
Sinonim :
Uraian :
Tanaman ini menyenangi tempat terbuka sampai ketinggian 1.000 m dpl., seperti di daerah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Secang tumbuh liar dan kadang ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas kebun. Perdu atau pohon kecil, tinggi 5-10 m, batang dan percabangannya berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar, batang bulat, warnanya hijau kecoklatan. Daun majemuk menyirip ganda, panjang 25-40 cm, jumlah anak daun 10-20 pasang yang letaknya berhadapan. Anak daun tidak bertangkai, bentuknya lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata dan hampir sejajar, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dengan panjang 10-40 cm, mahkota bentuk tabung, warnanya kuning. Buahnya buah polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh berisi 3-4 biji, bila masak warnanya hitam. Biji bulat memanjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-1 1 mm, tebal 5-7 mm, warnanya kuning kecoklatan. Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun. Kayunya bila digodok memberi warna merah gading muda, dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Perbanyakan dengan biji atau stek batang.
Nama Lokal :
Secang (Sunda), kayu secang, soga jawa (Jawa),;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare, disentri, batu darah (TBC), luka dalam, sifilis, darah kotor,; Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah; Malaria, tetanus, tumor, radang selaput lendir mata.;
Pemanfaatan Tanaman Obat Secang :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Kayu. Kulitnya dibuang, dipotong-potong lalu dikeringkan.
PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3-9 g, direbus.
Pemakaian luar: Kayu direbus, airnya untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk merambang mata yang meradang.
CARA PEMAKAIAN:
1. Pembersih darah:
Kerokan kayu ditambah ketumbar dan daun trawas, rebus.
2. Diare / mencret:
5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih
selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian.
Minum pagi dan sore hari.
3. Batuk darah pada TBC:
1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya,
rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah
dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.
4. Radang salaput lendir mata:
2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.
5. Berak darah:
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Sepat tidak berbau. Menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik. KANDUNGAN KIMIA: Kayu: Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, oscimene, minyak atsiri. Daun: 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.
berikut gambar nya :
curhat dulu gan,..
ceritanya kemaren ane ke bandung, pas mau pulang sambil nunggu travel berangkat sekitar 2 jam lagi kata reception,.. waduh,.. garing nih ane nunggu 2 jam,.. ya udah lah ane muter2 dulu,.. ane liat tu ada kedai, trus ane liat menunya ada minuman yang belum pernah ada cobain (wedang secang), kata yg jual sih rempah2 asli Indonesia kang,.. ane pesen deh 1 cangkir,.. pas di coba rasanya,... maknyosss,.. mantep gan,.. angget di badan. ane jadi penasaran sama ni taneman,.. sampe rumah ane langsung tanya mbah google, sekalian deh ane SHARE di mari,.. mudah2an ada manfaat nya tuk agan-agan kaskuser & mudah2an nggak gan,..
Secang atau sepang (Caesalpinia sappan L.) adalah tumbuhan berwujud pohon anggota suku polong-polongan (Fabaceae).
Tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara maritim dan mudah ditemukan di Indonesia. Kulit kayunya dimanfaatkan orang sebagai bahan pengobatan, pewarna, dan minuman penyegar. Hingga abad ke-17 kulit kayunya menjadi bagian dari perdagangan rempah-rempah dari Nusantara ke berbagai tempat di dunia. Ia dikenal dengan berbagai nama, seperti seupeueng (Aceh), sepang (Gayo), sopang (Toba), lacang (Minangkabau), secang (Sunda), secang (Jawa), secang (Madura), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Bare), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang).
Kerabat dekatnya, kayu brazil (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.
sumber
Secang
(Caesalpia sappan L.)
Sinonim :
Uraian :
Tanaman ini menyenangi tempat terbuka sampai ketinggian 1.000 m dpl., seperti di daerah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Secang tumbuh liar dan kadang ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas kebun. Perdu atau pohon kecil, tinggi 5-10 m, batang dan percabangannya berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar, batang bulat, warnanya hijau kecoklatan. Daun majemuk menyirip ganda, panjang 25-40 cm, jumlah anak daun 10-20 pasang yang letaknya berhadapan. Anak daun tidak bertangkai, bentuknya lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata dan hampir sejajar, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dengan panjang 10-40 cm, mahkota bentuk tabung, warnanya kuning. Buahnya buah polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh berisi 3-4 biji, bila masak warnanya hitam. Biji bulat memanjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-1 1 mm, tebal 5-7 mm, warnanya kuning kecoklatan. Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun. Kayunya bila digodok memberi warna merah gading muda, dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Perbanyakan dengan biji atau stek batang.
Nama Lokal :
Secang (Sunda), kayu secang, soga jawa (Jawa),;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare, disentri, batu darah (TBC), luka dalam, sifilis, darah kotor,; Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah; Malaria, tetanus, tumor, radang selaput lendir mata.;
Pemanfaatan Tanaman Obat Secang :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Kayu. Kulitnya dibuang, dipotong-potong lalu dikeringkan.
PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3-9 g, direbus.
Pemakaian luar: Kayu direbus, airnya untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk merambang mata yang meradang.
CARA PEMAKAIAN:
1. Pembersih darah:
Kerokan kayu ditambah ketumbar dan daun trawas, rebus.
2. Diare / mencret:
5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih
selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian.
Minum pagi dan sore hari.
3. Batuk darah pada TBC:
1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya,
rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah
dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.
4. Radang salaput lendir mata:
2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.
5. Berak darah:
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus
dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin
disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Sepat tidak berbau. Menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik. KANDUNGAN KIMIA: Kayu: Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, oscimene, minyak atsiri. Daun: 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.
berikut gambar nya :
Langganan:
Postingan (Atom)















